Sesosok Malaikat Bagi Para Pemain Muda di Sepak Bola Indonesia

Menjadi seorang pemain bola di usia muda dan berharap untuk bisa bertahan di tengah persaingan pasar tentu bukan hal mudah. Permasalahan ini terjadi di semua ranah sepak bola, termasuk Indonesia. Kabar baiknya, masih banyak orang baik dan bisa menjadi sosok pembantu untuk bibit-bibit muda tersebut.

Sebagai contoh, ada Umuh Muchtar yang merupakan Komisaris di PT Persib Bandung Bermartabat. Dia berujar akan menjadi sosok orang tua asuh bagi para pemain belia yang mengalami kesulitan finansial di karir mereka.

  • Covid-19 dan Masalah Ekonomi Para Pemain Muda

Situasi saat ini masih belum reda dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia, terkait pandemi Covid-19. Salah satu dampak buruk yang ditimbulkan adalah permasalahan ekonomi di kalangan pemain sepak bola.

Banyak dari mereka kehilangan sumber pendapatan utama togel hk dan kehilangan banyak peluang mendapat bonus dari berbagai pertandingan besar. Selain itu, para pemain yang aktif mengalami pemotongan gaji sesuai dengan kebijakan klub masing-masing.

Menanggapi masalah ini, Umuh menyatakan bahwa dirinya siap menjadi orang tua asuh bagi pemain yang dilanda kesulitan uang. Namun, tawaran tersebut terbatas dan tidak untuk semua orang.

Tawaran khusus ini hanya berlaku bagi para pemain belia yang sedang menjalani Diklat Persib. Dengan bantuan yang diberikan oleh Umuh, mereka diharapkan bisa berkembang dan menjadi pemain berpotensi di masa depan.

Selain mendapatkan ilmu, mereka akan diberi uang saku. Selain itu, mereka semua bisa bergabung di akademi yang sudah tersebar di kota-kota Jawa Barat. Menurut Muchtar, sistem pembibitan di klub Persib sudah cukup berhasil dan baik. Salah satu kendala adalah pembiayaan para pemain muda bertalenta saja. Menurutnya, siapapun pemain belia berpotensi yang kesulitan secara finansial boleh mendapatkan bantuan darinya.

Tujuan Umuh adalah meringankan beban anak-anak muda tersebut, khususnya di hal finansial. Selain itu, Diklat Persib sudah menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia (jika ini terkait dengan pembinaan pemain sepak bola usia muda).

  • Umuh Muchtar dan Kesehariannya

Secara garis besar, Umuh menaruh minat besar untuk melihat bagaimana para pemain berbakat berusia muda bisa berkembang dan melangkah lebih jauh. Akan sangat disayangkan jika mereka gagal meraih impian karena masalah ekonomi.

Kepercayaan mantan manajer Persib Bandung terhadap akademi yang dimiliki klubnya sudah amat tinggi. Ini terbukti banyak pemain pro di Liga 1 yang dulunya dibina di sana. Beberapa nama bahkan telah masuk di timnas dan menjadi andalan bangsa. Mereka adalah Febri Hariyadi, Ryuji Utama, dan Beckham Putra.

Selain memiliki ketertarikan pada bibit muda Persib, Umuh telah menekuni kegiatan lain belakangan ini. Beliau mengisi waktu luang dan mencoba berbisnis ikan hias arwana. Awalnya, dia hanya iseng dan ternyata hobi baru tersebut cukup menghasilkan.

Menurutnya, bisnis ikan arwana cukup menjanjikan dan dia fokus ke salah satu varian, yaitu arwana super red. Menurut media, Umuh sudah menekuninya sejak April 2020 lalu. Selain karena iseng, dia menekuninya untuk mengisi waktu luang di rumah semenjak Covid-19 semakin parah di Indonesia.

Dari coba-coba tersebut, beberapa konsumen tertarik dan mulai membeli. Awalnya, ikan tersebut hanya laku beberapa ekor. Karena semakin terkenal, jumlah penjualan juga semakin meningkat. Kesuksesan tersebut didukung oleh bertambahnya penggemar dari ikan yang berasal dari pedalaman Kalteng itu sendiri.

Sebagai sosok yang santai, Umuh merupakan seorang yang bisa menjadi penolong bagi para pemain muda berbakat, khususnya melalui diklat Persib. Hobinya yang menarik juga telah membuatnya semakin makmur di tengah wabah Corona.